Kuala Lumpur, Malaysia – Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta bersama Majlis Himpunan Erat Dagang Malaysia–Indonesia (MHED) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema Preserving Individual Traders and Dominating International Trade sebagai upaya memperkuat daya saing pelaku UMKM di pasar global.
Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas ekonomi, dan penguatan sektor usaha lokal melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi perdagangan internasional.
Dalam kegiatan tersebut, UTA’45 Jakarta memberikan pendampingan kepada dua UMKM binaan, yaitu Nourich Food by Alwatif (Cook Paste) dan 7 BLINGA (Natural Soap and Fragrance). Pendampingan difokuskan pada pengembangan desain kemasan, penguatan identitas merek, serta peningkatan nilai jual produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar kewirausahaan yang membahas strategi pengembangan bisnis, peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, serta pemanfaatan peluang perdagangan regional dan internasional. Para peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi langsung dengan akademisi mengenai tantangan dan solusi dalam pengembangan usaha.
Selanjutnya, program pendampingan dilakukan secara intensif untuk membantu UMKM memperkuat manajemen usaha, meningkatkan daya saing produk, serta membangun citra merek yang lebih profesional. Salah satu fokus utama adalah pengembangan kemasan produk yang modern, informatif, dan sesuai standar pasar internasional.
Kegiatan yang berlangsung di Dewan MPM, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28 Agustus 2025 ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama perdagangan lintas negara serta memperluas jaringan bisnis bagi UMKM Indonesia dan Malaysia.
Melalui kolaborasi ini, UTA’45 Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesiapan UMKM menghadapi persaingan perdagangan internasional secara berkelanjutan.
